Seminar Membangun Jejaring Sosial Akademia Berbasis Open Source dan Cloud Computing Seminar Membangun Jejaring Sosial Akademia

Seminar Membangun Jejaring Sosial Akademia Berbasis Open Source dan Cloud Computing Seminar Membangun Jejaring Sosial Akademia

On Monday, May 14 th, 2012

seminara-membangun-jaringan-1024x338“Jumlah pengguna Facebook di Indonesia mencapai 800 juta. Sementara Twitter, 300 juta,” ungkap Dipto Harendra Pratyaksa, MIT saat membuka Seminar Reboan Rabu (4/4). Mengambil tema “Membangun Jejaring Sosial Akademia Berbasis Open Source dan Cloud Computing”, Dipto, lulusan Monash University ini memaparkan sekaligus mengajak mahasiswa Fasilkom UI untuk memiliki situs jejaring sosial akademis yang khusus untuk kalangan UI atau Fasilkom UI saja.

Seiring dengan kemajuan pemrograman web, komunikasi aktif dua arah semakin dimungkinkan. Dengan berkembangnya Web 3.0 dan 4.0, situs jejaring sosial serupa Facebook dan Twitter menjadi tren baru yang merebak di masyarakat. Namun, untuk kalangan akademis, Dipto berpendapat media sosial tersebut masih kurang spesifik. Facebook dan Twitter, atau situs jejaring sosial media generik lainnya mempunyai pengguna yang sangat besar dan tidak teridentifikasi (saturated). Maka dari itu, kadang kita temui, banyak konten yang tidak relevan dengan kita atau sulitnya indexing (mencari) rekanan maupun teman yang mempunyai ketertarikan
yang sama. Misal di bidang riset, IT, dan sebagainya,” tegas Dipto.

Kalangan akademis memerlukan lingkungan jejaring sosial dengan aktivitas yang lebih spesifik dan unik. Dipto menyebut, jejaring sosial akademia berfungsi di antaranya sarana komunikasi mahasiswa dengan dosen, media pengunggahan tugas/jurnal/ ujian, dan pusat knowledge sharing.

Itu (jejaring sosial akademia) pun bisa menjadi kebanggaan dan nilai tambah universitas,” imbuh Dipto antusias Untuk mengembangkan situs jejaring sosial sendiri, Dipto menantang sekaligus menyarankan mahasiswa Fasilkom UI untuk menggunakan fasilitas open source dan cloud computing. Menurut Dipto, konstruksi situs jejaring sosial dengan open source akan lebih mempersingkat waktu dan menekan biaya sebab tidak memulai dari nol. Sementara cloud computing akan mempermudah proses penyimpanan database pengguna jejaring sosial.

Contoh jejaring sosial khusus akademis yang sukses di dunia antara lain Edomo.com (Amerika Serikat, memiliki 6 juta pengguna) atau Academia.edu (jumlah penggunanya 1 juta). ‘Menutup sesi seminar siang itu, Dipto memberikan tips yang detil mengenai proses konstruksi situs jejaring sosial akademis sembari mengajak hadirin siang itu untuk segera mengembangkan situs jejaring sosial di UI. .

We usually reply with 24 hours except for weekends. All emails are kept confidential and we do not spam in any ways.

Thank you for contacting us :)

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty